Mahasiswa Bimbingan dan Konseling UNIMED Ahmad Chandra Jaya meraih Silver Prize pada ajang Korea International Women’s Inventional Exposition (KIWIE) adalah suatu ajang perlombaan internasional yang menjadi ajang perayaan invensi (penemuan) oleh wanita di dunia, yang telah mendorong selama lebih dari satu dekade sebagai pameran dan pemberian paten kepada inovasinya untuk wanita di seluruh dunia. KIWIE ini dapat diikuti oleh setiap individu maupun dalam bentuk tim yang beranggotakan maksimal 8 orang.

Dari ajang yang diselenggarakan di kota Ulsan, Korea Selatan tim dari Universitas Negeri Medan mengikuti ajang tersebut dengan membuat produk  atau penemuan baru yang bermanfaat untuk masyarakat. Penemuan tersebut adalah pasta gigi berbahan dasar daun bidara.

Bahan – bahan kimia yang terkandung dalam pasta gigi dianggap dapat membuat gigi lebih putih dan menjaga kesehatan gigi. Penting untuk dipahami bahwa pasta gigi yang memiliki kandungan pemutih (kimia) tidak dapat mengubah warna asli gigi, formulanya juga tidak dapat menghilangkan noda di bagian terdalam permukaan gigi. Bahkan sebaliknya, apabila bahan – bahan kimia tersebut digunakan secara terus – menerus walaupun dengan kadar yang rendah, ia dapat merusakkan gigi dan area sekitaran mulut.

Daun bidara merupakan salah satu tanaman minuman herbal karena mengandung senyawa polifenol, flavonoid, dan tanin yang berkhasiat sebagai antioksidan. Kandungannya sangat baik untuk kesehatan, ditambah lagi kandungan kalsium yang tinggi pada daun bidara sangat baik untuk menguatkan dan menjaga kesehatan gigi dan tulang. Selain itu, keunggulan pasta gigi pemutih adalah terbuat dari bahan yang lebih alami, dan daun bidara juga cukup terjangkau dan mudah dibudidayakan, sehingga secara alami pasta gigi pemutih yang terbuat dari daun bidara lebih aman, ramah lingkungan bila dibandingkan produk pasta gigi pemutih kebanyakan.

Ada beberapa tambahan bahan lain yang kami berikan pada pembuatan pasta gigi dari ekstrak daun bidara ini, antara lain adalah ¼ sendok teh garam. Garam ini berfungsi untuk melindungi plak gigi. Pemberian garam yang terlalu banyak pada adonan pasta gigi akan berpengaruh pada rasa akhirnya.

Hasil akhir dari penelitian ini adalah pasta gigi yang terbuat dari ekstrak daun bidara. Pemberian ekstrak daun bidara dimaksudkan untuk memutihkan gigi. Hal ini dikarenakan kandungan tanin dalam ekstrak daun tersebut. Dalam pembuatan pasta gigi ini, bahan – bahan yang diperlukan hanya berupa ekstrak daun bidara, natrium bikarbonat, garam laut dan air. Kemudian, keempat bahan tersebut dicampur sesuai dengan formula yang telah ditemukan. Ekstrak daun bidara ini berfungsi sebagai anti fungi, anti bakteri, anti nosiseptif, anti oksidan, anti diabetes, anti plasmodial, anti sistosomiasis, analgesik and anti konvulsan.

Author

Write A Comment